MUARA UNTU — Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti lapangan upacara SMAN 4 Puruk Cahu pada Senin pagi (13/07/2026). Sebanyak 55 peserta didik baru berkumpul untuk memulai langkah awal mereka di jenjang sekolah menengah atas melalui pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini dirancang sebagai jembatan transisi yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi para siswa baru.
Acara diawali dengan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari jajaran pimpinan, dewan guru, staf Tata Usaha, panitia dari unsur guru dan pengurus OSIS, hingga seluruh peserta didik. Kepala SMAN 4 Puruk Cahu, dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat datang yang hangat kepada seluruh siswa baru yang telah terpilih menjadi bagian dari keluarga besar sekolah.
Dalam amanatnya, Kepala Sekolah menekankan bahwa peralihan dari jenjang SMP ke SMA bukan sekadar pergantian warna seragam dari putih-biru menjadi putih-abu-abu, melainkan sebuah transformasi mental, pola pikir, dan tanggung jawab. Di bangku SMA, siswa dituntut untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri, kritis, analitis, dan berkarakter kuat. Melalui MPLS, siswa baru diharapkan dapat mengenali kultur sekolah, beradaptasi dengan lingkungan fisik serta sistem pembelajaran, hingga menggali potensi akademis maupun non-akademis lewat kegiatan ekstrakurikuler.
Puncak acara pembukaan ditandai dengan prosesi simbolis yang khidmat. Kepala SMAN 4 Puruk Cahu secara resmi membuka kegiatan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027. Setelah pembukaan resmi oleh Kepala Sekolah, acara dilanjutkan dengan penyerahan dan pemasangan ID Card secara simbolis kepada perwakilan peserta didik baru sebagai tanda sah mulainya status mereka sebagai peserta MPLS.

Pihak sekolah juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Kepala Sekolah memberikan instruksi khusus kepada seluruh panitia guru dan pengurus OSIS agar menjalankan MPLS dengan prinsip edukatif, kreatif, humanis, dan menyenangkan.
“Jauhkan segala bentuk kekerasan, perundungan (bullying), maupun aktivitas yang tidak bermartabat. Tunjukkan bahwa SMAN 4 Puruk Cahu adalah sekolah ramah anak yang aman, nyaman, dan inklusif untuk belajar. Mulailah hari ini dengan senyuman dan semangat yang membara,” tegas Kepala Sekolah dalam sambutannya.
Dengan resminya pembukaan ini, diharapkan para peserta didik baru dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPLS dengan penuh antusiasme, menjaga kekompakan, serta menanamkan tekad sejak dini untuk membanggakan orang tua, mengharumkan nama sekolah, dan memajukan daerah Murung Raya.


