Bangun “Kemitraan Emas”, SMAN 4 Puruk Cahu Gelar Pertemuan Orang Tua Murid Baru dan Penandatanganan Komitmen Bersama

MUARA UNTU — Demi menyamakan frekuensi dan menyatukan visi dalam mengawal masa depan generasi muda, SMAN 4 Puruk Cahu menggelar pertemuan akbar bersama orang tua atau wali peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. Bertempat di aula sekolah, acara ini mengusung tiga agenda utama strategis, yakni Sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), edukasi parenting (pola asuh), hingga penyusunan kesepakatan tata tertib sekolah.

Acara penting ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa Muara Untu, Pengurus Komite Sekolah, jajaran Wakil Kepala Sekolah, serta segenap dewan guru dan staf SMAN 4 Puruk Cahu.

Dalam sambutannya, Kepala SMAN 4 Puruk Cahu menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran serta kepercayaan yang diberikan oleh para orang tua murid. Beliau menekankan bahwa keberhasilan pendidikan seorang anak tidak dapat ditumpukan kepada pihak sekolah saja, mengingat keterbatasan waktu tatap muka yang hanya berkisar 8 jam sehari. Oleh karena itu, diperlukan sebuah “Kemitraan Emas”—yaitu sinergi kokoh yang melibatkan tiga pilar utama: Sekolah, Orang Tua, dan Masyarakat.

Pada sesi pertama, pihak sekolah memaparkan Sosialisasi Agenda MPLS kepada orang tua. Sekolah menjamin bahwa seluruh rangkaian kegiatan MPLS bagi siswa baru akan dijalankan dengan prinsip edukatif, kreatif, humanis, dan menyenangkan, tanpa adanya ruang bagi tindakan perundungan (bullying), kekerasan, maupun perpeloncoan. Orang tua pun diminta dukungannya untuk menjaga kondisi fisik dan mental anak dari rumah agar dapat mengikuti kegiatan dengan gembira.

Sesi kedua berfokus pada pentingnya sinergi pola asuh remaja di era digital. Kepala Sekolah mengingatkan bahwa karakter dasar seperti kedisiplinan, kejujuran, dan sopan santun yang diajarkan di sekolah harus diperkuat oleh keteladanan yang sama di lingkungan rumah agar dapat bertahan lama dalam diri anak.

Sebagai puncak dari rangkaian pertemuan ini, agenda dilanjutkan dengan pembahasan tata tertib sekolah dan penandatanganan Surat Pernyataan Kesepakatan Bersama. Surat pernyataan ini mencakup komitmen bersama mengenai kedisiplinan kehadiran siswa, aturan penggunaan gawai (HP) di lingkungan sekolah, serta mekanisme penyelesaian masalah secara terbuka.

Pihak sekolah mengimbau agar setiap kendala yang dihadapi siswa nantinya diselesaikan melalui jalan tabayun—yakni dengan duduk bersama dan berkomunikasi dengan baik bersama wali kelas, guru BK, maupun pimpinan sekolah. Penandatanganan surat pernyataan ini menjadi bukti otentik komitmen orang tua untuk aktif terlibat mendukung program sekolah demi melindungi anak dan membentuk mentalitas yang bertanggung jawab.

“Anak-anak yang hebat lahir dari orang tua yang terlibat, dan dididik oleh sekolah yang merawat dengan hati,” ungkap Kepala Sekolah sebelum secara resmi membuka seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi dan pertemuan tersebut. Dengan adanya komitmen tertulis dan kerja sama yang solid ini, SMAN 4 Puruk Cahu bersama orang tua siap melangkah bersama mengantarkan seluruh peserta didik baru menuju gerbang kesuksesan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Add a new location

Edit Location

Add up to 5 images to create a gallery for this location.

×